Posted on April 21 2021 Photo via Shutterstock Table Manners adalah aturan/etika makan yang digunakan saat orang makan di meja makan. Etika makan mencakup juga tata cara penggunaan alat makan dan peralatan yang sesuai. Budaya yang berbeda akan mendatangkan aturan atau etika yang berbeda dalam hal tata cara makannya juga. Photo via Shutterstock Berikut contoh etika makan yang ada di Indonesia. Ketika Anda menghadiri makan malam keluarga, kursi disediakan untuk orang yang paling dihormati atau orang tua. Jika orang tua belum duduk, maka orang lain yang menghadiri makan malam tidak diizinkan untuk duduk. Makan malam baru dapat dimulai setelah para orang tua terlebih dahulu makan. Anda juga tidak diperbolehkan bersuara saat mengunyah makanan. Peralatan makan yang digunakan di Indonesia Etika makan di Indonesia pada dasarnya adalah kombinasi etika makan umum dan etika makan tradisional yang diterapkan di Indonesia. Acara yang berbeda menggunakan etika makan yang berbeda. Misalnya, saat Anda menghadiri acara adat seperti upacara pernikahan adat, Anda akan menggunakan tata cara makan tradisional. Tetapi ketika Anda diundang ke makan malam formal oleh kenalan dan teman Anda, maka Anda harus menggunakan etika makan yang umum. Berbeda dengan negara barat yang biasanya makan dengan menggunakan garpu dan pisau, di Indonesia kebanyakan orang makan dengan menggunakan sendok dan garpu. Beberapa orang lainnya bahkan makan dengan menggunakan tangan, terutama saat makan dalam upacara adat. Umumnya alat makan yang digunakan dalam etika makan di Indonesia adalah 1. Sendok dan Garpu Sendok dan garpu adalah alat makan yang paling umum digunakan dalam etika makan di Indonesia. Makan dengan menggunakan sendok dan garpu sudah menjadi hal yang lumrah di Indonesia. Biasa kita akan memegang sendok dengan tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Sendok untuk mengambil makanan dari piring Anda dan garpu digunakan untuk memiringkan makanan atau untuk membantu Anda membawa makanan ke sendok. 2. Garpu dan Pisau Jika Anda makan di restoran atau diajak makan malam formal di Indonesia, Anda dapat makan dengan menggunakan garpu dan pisau. Pada dasarnya etika makan yang diterapkan saat Anda makan dengan menggunakan garpu dan pisau tidak terlalu berbeda dengan etika makan pada umumnya yang diterapkan secara internasional. Letakkan garpu di tangan kiri dan pisau di tangan kanan. 3. Sumpit Dalam beberapa kesempatan, Anda mungkin diundang untuk makan makanan dengan menggunakan sumpit. Peganglah sumpit dengan tangan kanan Anda. Keduanya harus berada di tangan kanan dan gunakanlah untuk mengambil makanan dari piring atau mangkuk dan makananlah dengan menggunakan sumpit. 4. Makan menggunakan Tangan Anda juga bisa makan dengan menggunakan tangan di Indonesia. Teknik ini dianggap sebagai hal yang umum dan banyak restoran yang mengizinkan Anda menyantap makanan menggunakan tangan Anda. Meskipun begitu makanlah dengan menggunakan tangan kanan Anda. Kesimpulan Sekian etika makan yang diadaptasi di Indonesia. Beberapa diantaranya diadaptasi dari budaya tradisional seperti makan menggunakan tangan dan sebagian di adaptasi dari budaya barat seperti menggunakan peralatan seperti sendok, garpu dan pisau untuk acara makan formal di restoran. Manakah table manners/etika makan yang sering Anda/keluarga lakukan? Silahkan tulis di kolom komentar. Simak juga bacaan mengenai Dining Tables What to Know before you Buy
Prinsipetika dan moralitas dalam pelayanan 4 kebidanan Misal : Makan dengan tangan atau bersendawa Etika bersifat absolut , Misal : jangan mencuri , jangan berbohong dan jangan membunuh. Merupakan prinsip-prinsip etika yang tidak bisa ditawar-tawar Etiket hanya memandang manusia dari segi lahiriah sedang etika menyangkut manusia lebih dalam.
Jakarta Ketika di tempat umum, ada beberapa etika yang perlu diperhatikan, baik itu saat berkunjung ke pusat perbelanjaan, taman kota atau bahkan restoran. Memperhatikan etika adalah sebagai bentuk untuk menghargai pengunjung satu sama lainnya. Meski menerapkan etika adalah sesuatu yang gampang dan simpel, namun masih banyak orang yang tak mengindahkan bahkan lupa soal etika. Tanpa sadar, ketika etika di tempat umum buruk tentunya akan membuat orang lain jadi kesal. Gara-Gara El Nino, Restoran di China Ditiup Angin Kencang Sampai Terbangkan Orang-Orang hingga Tulang Rusuk Patah Menyegarkan Mata di Kebun Mawar Situhapa Garut, Bak Berwisata ke Pedesaan Eropa Restoran di Jepang Buat Trik Cerdas agar Pengunjung Bisa Bersosialisasi Tanpa Sibuk Main Ponsel Tidak hanya etika ketika makan, ada beberapa etika lainnya yang penting untuk diperhatikan saat ke restoran. Mulai dari duduk, memesan makanan, santap makanan, hingga mengakhiri makanan ada etikanya tersendiri. Ternyata ada beberapa kegiatan atau tindakan yang sering dilakukan di restoran namun dinilai sebagai etika yang kurang baik. Sudah terbiasa dilakukan menjadi salah satu alasan kegiatan atau tindakan tersebut dilihat bukan sebagai etika buruk. Berikut merangkum dari Brightside tentang etika makan di restoran yang penting untuk diperhatikan, Selasa 18/4/2023.Penggunaan lampu jauh untuk menerangi jalan yang kurang penerangan. Serta diperlukan saat kondisi kendaraan melaju Membuang Serbet atau Tisu ke PiringEtika Makan di Restoran. Sumber BrightsideMembuang tisu atau serbet yang sudah dipakai ke piring sering dilakukan setelah makan. Namun ternyata hal tersebut etika yang kurang baik. Serbet atau tisu harus digunakan untuk membersihkan tangan dan mulut. Serbet tersebut harus dilipat dan diletakkan di sisi piring, tetapi tidak boleh di tempat itu sendiri, karena dianggap tidak sopan bagi Jangan Ambil Benda Lain dari Meja BerbedaEtika Makan di Restoran. Sumber BrightsideEtika restoran yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah jangan mengambil garam, lada, saus, kecap, atau benda lainnya di meja berbeda. Merupakan etika yang kuran baik, namun tanpa sadar hal tersebut sering dilakukan bukan?3. Angkat Gelas ketika MinumEtika Makan di Restoran. Sumber BrightsideSelain etika makan tentunya juga ada etika minum. Terlihat pada gambar, minum sembari mengangkat gelasnya merupakan etika yang lebih baik daripada minum dengan membiarkan gelasnya masih di atas meja. Melansir dari Brightside, aturan minum dengan sembari mengangkat gelasnya membuat proses minum jadi lebih sopan dan Mengatur Piring Setelah MakanEtika Makan di Restoran. Sumber BrightsideTerdengar sederhana, namun masih sulit dilakukan oleh sebagian orang. Meski membersihkan dan mengatur piring pelanggan adalah tugas karyawan, namun alangkah lebih baiknya jika bisa membantu meringankan pekerjaan karyawan dengan menyusun makanan kotor yang berserakan di meja setelah Tidak Memberikan TipEtika Makan di Restoran. Sumber BrightsideMemberikan tip adalah sebagai bentuk terima kasih dan menunjukkan kepuasan pelanggan kepada karyawan restoran. Melansir dari Brightside, sebagian besar negara suka melakukannya. Beberapa negara bahkan memasukkan tip dalam tagihan. Namun, di beberapa negara Asia, seperti Cina atau Jepang, meninggalkan tip dianggap tidak Mengambilkan Makanan TemanEtika Makan di Restoran. Sumber BrightsideMengambilkan nasi atau lauk untuk teman atau keluarga dan meletakkan ke piringnya sering dilakukan oleh tak sedikit orang ketika makan di restoran. Terlihat biasa saja dan merupakan suatu hal yang wajar, namun rupanya aksi tersebut dinilai kurang beretika. Melansir dari Brightside, ada baiknya meletakkan piring di sampingnya dan biarkan mereka mengambil makanan sebanyak yang mereka inginkan. Namun tindakan tersebut bisa dilakukan dengan melihat situasi dan Duduk di Meja Pertama yang DilihatEtika Makan di Restoran. Sumber BrightsideMelansir dari Brightside, etika pertama yang perlu diperhatikan ketika makan di restoran adalah duduk di meja pertama yang dilihat. Dijelaskan, lebih baik memesan meja terlebih dahulu daripada datang spontan dan kemudian mengambil meja orang lain. Jika memang datang spontan atau tanpa direncanakan, penting untuk menanyai kekosongan meja kepada pelayan agar tidak duduk di kursi dan meja yang sudah di booking.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
EtikaMakan Table Manner ala Indonesia.. Etika table manner boleh dianggap sebagai norma sosial tersendiri karena menguasai Terminal sama saja dengan menguasai kemampuan bersosialisasi. Mempelajari etika di meja makan bukan sekadar mengetahui tata krama saat makan atau menggunakan alat makan. Dalam makan kita mengenal adanya Etika makan atau
Dalam makan kita mengenal adanya Etika makan atau Table Manners. Etika ini mungkin lebih sering dikenal orang-orang yang mempunyai kepentingan dalam hal ini, bisa pengusaha-pengusaha, pejabat, orang penting, juru masak, dan lain-lain. Table manners secara sederhana adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Etika makan ini tidak ada salahnya jika kita mengetahuinya, jika tidak dapat bermanfaat bagi kita, tentu bisa dapat bermanfaat bagi orang lain. Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar. Meskipun sebenarnya Etika tersebut telah ada jauh sebelum peradaban Eropa menyebar ke seluruh dunia. Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan. Berbicara dengan volume suara yang rendah. Tutupi mulut saat batuk atau bersin. Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi. Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan. Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan. Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk. Jangan bersedekap di meja makan. Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan. Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan. Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali. Jangan menimbulkan suara saat memakan sup. Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan. Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan. Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor. Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga. Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum. Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi. Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan. Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda. Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan. Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan. Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki. Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal. Jangan lupakan satu hal yang umum. Jangan lupa untuk selalu mengatakan tolong’ dan terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan. Beberapa etika umum yang harus dilakukan adalah Bila pelayan tidak memberikan anda duduk, duduk dan tariklah bangku dengan dua tangan. Bukalah serbet atau napkin dengan wajar taruh di pangkuan anda. Jika sudah siap memesan menu, lihat daftar menu dengan wajar, jangan terlalu lama. Segera menunjuk menu yang anda pilih. Setelah itu biasanya pelayan mempersilakan anda mencicipi menu pembuka atau Appetizer. Jamuan formal terdiri dari beberapa menu Hidangan Pembuka Appetizer Hidangan Utama Main Course Hidangan Penutup Dessert Hidangan Pembuka Appetizer Sebelum hidangan pembuka disajikan biasanya diatas meja disediakan roti sebagai panganan, anda bisa makan roti ini dengan tangan. Hidangan pembuka biasanya juga terdiri dari dua macam, Hot Appetizer dan Cold Appetizer. Hot Appetizer biasanya Sup. Aduklah sup itu perlahan, jangan dipangku ditangan anda, biarkan tetap diatas meja. Jangan sekali-kali meniup sup. Gunakan sendok sup yang sudah disediakan, biasanya lebih kecil. Cold Appetizer bisa berupa salad, ambil garpu di tangan kiri dan pisau di tangan kanan, sekali lagi pilihlah alat makan yang disediakan, biasanya lebih kecil dari alat makan hidangan utama. Janagn ragu-ragu mengelap mulut anda bila ada sisa makanan disana. Jangan mengelap dengan satu tangan. Hidangan Utama Main Course Bila hidangan utama sudah tiba, jangan salah kalau anda sedang diundang jamuan makan ala internasional, umumnya ada dua cara menyantap hidangan utama. Hidangan utama sering berupa daging, steik atau sea food. Bila menggunakan ala Amerika biasanya daging dipotong lebih dahulu baru disantap menggunakan sendok dengan tangan kanan. Cara Eropa lain lagi, biasanya langsung dipotong dengan pisau di tangan kanan lalau memakan dengan garpu di tangan kiri. Hidangan Penutup Dessert Puas menyantap hidangan utama, saatnya anda menikmati hidangan penutup. Hidangan penutup umumnya berupa makanan atau minuman dingin, seperti cocktail, ice cream atau jus. Jangan makan hidangan penutup langsung setelah anda menghabiskan makanan utama. Berilah waktu untuk perut anda. Setelah dirasa cukup dan hidangan penutup sudah siap, amkaan anda bisa menyantapnya. Bila hidangan pentup anda berupa minuman yang ada hiasan diatasnya. Makanlah hiasannya atau sisihakan terlebih dahulu. Baru minum isinya. Serbet Piring utama Mangkok sop dan tatakannya Piring roti dan mentega dengan pisau roti Gelas air Anggur putih Anggur merah Garpu ikan Garpu utama Garpu salad Pisau utama Pisau ikan Sendok sop Sendok makanan pencuci mulut dan garpu kue Perhatikan bahwa posisi garpu salad J disarankan untuk diletakkan disebelah kiri garpu utama I. Bagaimanapun juga untuk jamuan resmi garpu utama digunakan sebelum garpu salad, karena itu sebaiknya para tamu menunggu hidangan utamanya sebelum mengambil salad. Apa yang harus dilakukan Kapan memulai makan Tidak sesuai dengan nasehat orang tua, para pakar etiket malah menganjurkan untuk memulai makan tanpa harus selalu menunggu orang lain – mulailah makan saat makanan hangat disajikan. Untuk makanan dingin atau buffets, tunggulah hingga tuan rumah mempersilakan makan, dan tunggu pula hingga tamu utamanya mulai mengambil makanan. Makanan yang dapat dipegang dengan tangan Roti break slices of bread, rolls and muffins in half or into small pieces by hand before buttering. Daging jika potongan dagingnya tebal, makanlah dengan menggunakan pisau dan garpu. Jika garing, pecahkan dengan garpu dan makanlah dengan tangan. Makan dengan tangan Ikuti pedoman tuan rumah. Jika makanan tersebut disajikan dalam piring, ambil dan letakkan pada piring anda sebelum memakannya. Makanan yang biasanya langsung dimakan dengan tangan jagung pada ikan tongkol, tulang iga, lobster, kepiting dan tiram dengan cangkang terbuka, sayap ayam dan tulang untuk situasi tidak resmi, sandwiches, beberapa jenis buah tertentu, buah zaitun, seledri, roti dan kue kering. Membuang makanan yang terselip dari mulut Serpihan buah zaitun keluarkan dengan hati-hati ke telapak tangan sebelum membuangnya ke piring. Tulang ayam gunakan garpu untuk membuang ke piring. Duri ikan buanglah dengan jari. Bagian yang lebih besar tulang atau makanan yang tidak ingin anda makan keluarkan dengan hati-hati dan tersembunyi ke dalam serbet makan hingga tidak diketahui orang lain. Tata cara untuk minum MUG gelas agak besar tanpa kaki yang digunakan untuk minum kopi, teh atau minuman panas lainnya, biasanya digunakan pada acara tak resmi. Tatakan biasanya disertakan untuk meletakkan sendok kecil, bahkan kadang tidak disediakan sama sekali. Bila disertai tatakan/lepek, biasanya sendok diletakkan dengan posisi menghadap ke bawah atau di sisi piring mentega atau piring makan. Jangan lupa mengeluarkan sendok dari mug pada waktu akan minum. Letakkan teh celup yang sudah dicelupkan ke dalam cangkir yang berisi air panas pada piring alas/tatakan cangkir. Sebelum mereguk es teh manis, es kopi susu, atau jus, jangan lupa singkirkan sendok pengaduk yang berbentuk panjang. Letakkan di tatakan setelah selesai mengaduk minuman. Bila tak tersedia, jangan lupa memintanya. Bila kopi atau teh tumpah, tanyakan apakah bisa mengganti tatakan. Bila tidak memungkinkan, gunakan serbet atau tisu untuk membersihkannya. Hal ini untuk menghidari tumpahan yang lebih banyak atau mengenai baju Anda. Jika disuguhi minuman dengan gelas yang biasa digunakan untuk anggur merah, pegang kaki gelas. Untuk anggur putih, pegang badan gelas untuk menjaga kedinginan minuman tersebut. Bila di gelas minuman terdapat hiasan buah seperti stroberi, ceri, dan lainnya tapi Anda tidak ingin memakannya, boleh disingkirkan. Sebaiknya jangan meniup minuman yang panas untuk mendinginkannya. Agar cepat dingin, Anda bisa mengaduk minuman secara perlahan atau tunggu sampai panasnya berkurang. Berikut adalah pembahasan mengenai Table Maner Etika Makan. Kunjungi Website Resmi Telkom University untuk informasi lebih lanjut Referensi Author Garry Joseph – Aslab Perhotelan 2017
EtikaMakan (Table Manner) ala Indonesia 1. Alat Makan yang Digunakan Cara makan yang paling umum di Indonesia adalah "lesehan". Lesehan berarti makan 2. Cara duduk yang Sopan Jika benar-benar mengikuti etika duduk tradisional Indonesia, maka tempat duduk laki-laki 3. Etika Berinteraksi saat
Jangan sampai terlambat mengenalkan dan mengajarkan etika makan kepada balita. Anda tentu ingin kelak anak tumbuh menjadi pribadi yang santun dan diterima oleh lingkungan sosial. Inilah “Top Ten” etika makan Cuci tangan sebelum makan dan sesudah makan. Meskipun menggunakan peralatan makan, tangan harus tetap dalam posisi duduk –tidak sambil jalan-jalan atau berlarian. Hindari pula mebiarkan anak bermain saat makan, bermain dengan makanannya atau menyambi makan dengan aktivitas lain seperti menonton televisi. Anak tidak dapat konsentrasi terhadap makanannya, alhasil ia cenderung tidak menghabiskan makanan. Duduk dengan posisi tegak lurus, bukan membungkuk atau kaki selonjoran. Saat duduk di kursi makannya, pastikan kursi si kecil tidak terlalu rendah dari meja makan, sehingga tidak mengganggu aktivitas makan. Bila perlu gunakan high chair. Posisi lengan boleh ditumpu di atas meja, namun jangan biarkan siku ikut duduk’ di meja sebelum dan sesudah makan. Anak perlu memahami bahwa makanan yang ada di depannya adalah rejeki dari Tuhan. Maka ia sepatutnya menghabiskan makanan yang ia ambil. Tepat dan benar menggunakan peralatan makan. Sendok dan garpu digunakan sebagaimana fungsinya. Begitu juga bila memakai sumpit dan pisau –sediakan yang khusus untuk anak-anak dan ajarkan penggunaannya dengan benar. Gunakan serbet bila ingin membersihkan mulut. Serbet hanya diperlakukan untuk mengelap mulut, bukan hidung atau tangan. Mulailah makan bila semua masakan sudah terhidang di meja makan. Kenalkan juga aturan bahwa orang yang lebih tua dipersilahkan terlebih dahulu untuk mengambil makanan. Makan dengan mulut tertutup dan tidak mengisi penuh mulutnya. Ia bisa tersedak atau malah tidak berselera makan. Makan dengan perlahan, tidak perlu terburu-buru. Makan terburu-buru bisa membuat anak tersedak, selain terlihat tidak sopan karena seperti anak yang sangat kelaparan. Perbolehkan ia menyuap usai makanan yang ada di dalam mulutnya habis. Ucapkan kata “terima kasih” setiap si kecil diberi atau diambilkan makanan oleh orang lain, kata “tolong” saat ia meminta diambilkan sesuatu, kata “maaf” bila ia tidak sengaja menjatuhkan atau menumpahkan makanan. Alangkah lebih baik jika si kecil mengucapkan “terima kasih” kepada orang yang sudah memasak makanan untuknya. Hindari berkomentar negatif tentang makanan yang sudah dihidangkan, seperti, “Makanannya tidak enak. Aku tidak suka!” Lebih baik bila anak diajarkan untuk bilang, “Apakah ada makanan yang lain, bunda? Aku tidak terlalu suka. “ Ambil makanan sesuai dengan porsinya. Katakan padanya bahwa ia boleh tambah makanan jika ia merasa kurang. Ajarkan juga bertanggung jawab terhadap makanan yang sudah diambilnya. Jika ingin mengambil makanan, hindari bila tangan harus melewati piring orang lain, apalagi sampai tubuh si kecil ada di atas piring orang tersebut. Ajarkan ia untuk meminta tolong diambilkan oleh orang lain saja. Tutup mulut dan katakan “maaf” bila bersendawa. Hindari melarang si kecil untuk bersendawa karena ia bisa muntah. Makan dengan rapi. Hati-hati dan lakukan secara perlahan ketika mengambil atau mengaduk makanan. Jangan sampai makanan tercecer di atas meja. Makan dengan tangan. Anggapan bahwa makan dengan tangan adalah kurang sopan tidak sepenuhnya benar. Ada manfaat yang bisa diperoleh anak, yaitu melatih kemampuan motorik halusnya dan belajar mengenal tekstur makanan. Lagipula, tidak semua makanan harus di makan dengan sendok, garpu atau sumpit –misalnya makan roti, hamburger, kentang goreng atau ayam goreng. Dan lagi, dalam budaya Indonesia, makan dengan tangan bukanlah hal tabu –bahkan merupakan hal baik dan kebiasaan yang dipujikan. Dari segi etika makan, selama posisi tubuh saat makan benar, perilaku makan sopan dan makan tidak berantakan, sah-sah saja. meBacaBalita Sopan di Meja Makan
Namundemikian, etika di tempat kerja tentu tidak boleh hilang. Dilansir dari Reader's Digest, Senin (29/4/2019), berikut ini adalah 8 etika di kantor yang sering dilupakan, namun sebenarnya dampaknya sangat besar. 1. Jangan makan di meja kerja. "Di ruang kerja yang sempit, aroma bisa menyebar.
 Lifestyle Travel Rabu, 9 Februari 2022 - 1022 WIB VIVA – Setiap negara di dunia tentunya memiliki etika makan masing-masing yang wajib ditaati saat berada di negara tersebut. Tapi, ada sejumlah etika makan yang justru dianggap aneh di beberapa negara. Etika makan atau etiket makan merupakan tata cara dan sopan santun saat makan di meja makan bersama dengan orang lain. Terlebih saat makan dalam jamuan bersama dengan orang yang lebih tua. Bila kamu hendak berlibur atau menyiapkan diri untuk liburan ke negeri orang lain, ada baiknya untuk mempelajari terlebih dahulu bagaimana etika makan di negara tersebut. Karena table manners adalah salah satu cara untuk memperlihatkan rasa hormat kepada orang lain yang sudah menyediakan makanan tersebut. Ada yang dianggap baik atau justru sebaliknya. Nah, berikut adalah ulasan mengenai etika makan teraneh di dunia yang disadur dari berbagai sumber. 1. Menyeruput Makanan untuk Menghargai Koki di Jepang dan Korea Museum ramen di Jepang. Bila sedang mengonsumsi sup atau mie, masyarakat di Jepang dan Korea biasa menikmatinya dengan cara menyeruput makanan tersebut. Cara tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada koki atau orang yang sudah memasaknya. Bahkan, bila menyeruputnya lebih keras justru akan lebih baik! Wah, kalau di Indonesia tentunya hal ini sudah dibilang tidak sopan. 2. Tidak Menghabiskan Makanan Makanan Sisa Photo Halaman Selanjutnya Bila di Indonesia, semua orang tua biasanya akan memarahi anak-anak yang makan tapi makanannya tidak dihabiskan. Namun, hal ini tidak berlaku untuk beberapa negara seperti China, Filipina, Kamboja, Korea, Mesir, sampai Thailand. Etika makanan yang satu ini memandang bahwa dengan menghabiskan makanan, artinya tuan rumah tidak memberi cukup makanan.
Kumpulan berita etika makan di restoran - Di sini pengunjung berhak untuk dilayani dalam segi service maupun makanan. Okezone.com - Kumpulan berita etika makan di restoran - Di sini pengunjung berhak untuk dilayani dalam segi service maupun makanan. Dimsum jadi salah satu jenis kudapan yang banyak digemari oleh masyarakat di
mk5WqQ4. jix7m588yi.pages.dev/191jix7m588yi.pages.dev/222jix7m588yi.pages.dev/338jix7m588yi.pages.dev/264jix7m588yi.pages.dev/340jix7m588yi.pages.dev/149jix7m588yi.pages.dev/496jix7m588yi.pages.dev/166
etika makan di indonesia