Parapenggemar Kijang Super dan Kijang Grand Extra. Mohon informasinya tentang tempat penjualan knalpot Kijang Super atau Kijang Grand Extra di area Kota Semarang atau di sekitarnya (misalnya Magelang, Solo, Yogyakarta, Wonosobo, Temanggung, dan lain-lain) beserta nomor HP atau no. Telp-nya. Knalpot saya sudah keropos, harus diganti.
Mobil yang bermasalah seringkali membawa ketidaknyamanan bagi pemiliknya, salah satunya adalah mobil yang terasa ndut-ndutan yang biasa disebut nyendat atau brebet. Hal ini tidak hanya berlaku pada motuba atau mobil bekas saja, mobil baru khususnya yang kurang dirawat juga bukan tak mungkin untuk mengalaminya. Mobil ndut-ndutan bisa terjadi karena berbagai hal utama seperti masalah supply bensin dan supply udara. Selain itu, gagalnya sistem pengapian juga dapat menyebabkan mobil ndut-ndutan atau bahkan terasa pincang. Penyebab dan Cara Mengatasinya Mengapa mobil terasa nyendat atau brebet? Berikut adalah diagnosa awal ketika mobil anda ndut-ndutan dan cara mengatasinya. 1. Masalah pada Supply Bensin Berikut adalah komponen yang mungkin bermasalah yang menyebabkan akibat penyaluran bahan bakar yang tidak lancar. a. Pompa Bensin Rusak / Lemah Kebanyakan motor tidak membutuhkan pompa bensin karena tangkin bensin terletak di bagian atas karburator atau injeksi sehingga gravitasi saja cukup untuk mengalirkan bensin. Lain halnya dengan mobil, pada mobil dibutuhkan pompa bensin adalah komponen vital untuk menyalurkan bensin dari tangki yang berada di bagian bawah. Pompa bensin ada dua jenis utama, yaitu pompa bensin mekanik rotax / membran dan pompa bensin elektrik. Pompa bensin mekanik tidak membutuhkan daya untuk bekerja. Pompa bensin mekanik bekerja dengan putaran mesin untuk menyalurkan bensin dari tangki bensin. Sedangkan pompa bensin elektrik membutuhkan daya untuk menyalurkan bensin dari tangki bensin. Pompa bensin mekanik yang sudah berumur biasanya bocor yang menyebabkan melernya oli pada pompa bensin, namun masih dapat digunakan, namun jika kondisinya parah dapat menyebabkan ndut-ndutan atau bahkan mesin mati sama sekali. Sedangkan pada pompa bensin elektrik yang sudah lemah, bensin yang mampu disuplai berkurang sehingga terjadi gejala brebet ketika mesin membutuhkan bensin dalam jumlah banyak, namun ketika benar-benar rusak, pompa bensin tak mampu menyuplai bensin sama sekali. Solusinya, ganti pompa bensin. Baca Juga Kenapa Tangki Bensin Tidak Boleh Kosong? b. Filter Bensin Mampet Filter bensin berfungsi untuk menyaring kotoran yang dikandung bensin agar tidak menyumbat injektor atau masuk ke ruang mesin. Filter bensin yang mampet menyebabkan terganggunya aliran bensin sehingga suplai bensin menjadi terhambat. Solusinya, untuk keadaan darurat filter bensin bisa dibersihkan dengan memasukkan bensin dari arah masuk filter, kemudian dikocok dan dikeluarkan. Tidak disarankan untuk menyemprot dengan angin bertekanan tinggi karena filter bensin umumnya terbuat dari bahan yang rentan jebol atau robek jika disemprot angin bertekanan tinggi. Jika memungkinkan sebaiknya filter bensin diganti saja. c. Spuyer / Injector Mampet Mampetnya spuyer / injector menyebabkan bensin tidak dapat disalurkan ke ruang bakar. Pada kondisi mampet ringan, spuyer atau ijector masih bisa dibersihkan dengan menyemprot karburator cleaner / injector cleaner. Jika mampetnya sudah parah, untuk yang masih menggunakan karburator lebih baik karburatornya dibongkar dan dibersihkan. Untuk yang sudah injeksi, dapat dibawa ke bengkel spesialis untuk servis dan kalibrasi. 2. Masalah pada Supply Udara Berikut adalah komponen yang mungkin bermasalah yang menyebabkan akibat aliran udara yang tidak lancar. a. Filter Udara yang Sudah Kotor Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara yang dibutuhkan sebagai pencampur bahan bakar. Filter udara biasanya masih bisa dibersihkan dengan menyemprotkan angin bertekanan tinggi secara berlawanan arah. Untuk kondisi yang sudah parah, lebih baik filter udara diganti. Baca Juga Tips Memilih Oli Mesin untuk Mobil b. Kebocoran Selang Vakum Karburator memiliki beberapa selang vakum untuk idle-up AC, power steering, dashpot dan lainnya. Kebocoran pada selang vakum biasanya hanya menyebabkan rpm tidak stabil dan naik turun. Namun, pada kondisi yang parah, bisa jadi hal ini juga menyebabkan gejala brebet pada mesin. Solusinya, periksa selang vakum satu persatu dan pastikan tidak terjadi kebocoran. 3. Malalah pada Sistem Pengapian Berikut adalah komponen yang mungkin bermasalah yang menyebabkan sistem pengapian pada mobil bensin terganggu. a. Ada Busi yang Mati Pada mesin bensin, busi sangat vital untuk memercikkan api pada ruang bakar. Ketika salah satu atau lebih dari busi mati, maka mesin akan pincang dan terasa ndut-ndutan ketika berjalan. Misalkan pada mesin 4 silinder, ketika satu busi mati, maka pengapian hanya terjadi pada 3 silinder sehingga terasa pincang. Cara mudah mengecek busi mati, lepaskan busi dan biarkan tertancap pada kabel busi. Kemudian start mobil anda. Jika ada yang tidak memercikkan api, maka busi atau kabel busi itulah yang mati. Solusinya, ganti busi. Usahakan mengganti semua busi sekaligus. Baca Juga Visco Fan vs Electric Fan, Mana yang Lebih Unggul? b. Kabel Busi sudah Tidak Layak Pakai Mobil pada era awal tahun 2000-an dan sebelumnya masih menggunakan kabel busi. Kabel busi bekerja untuk mengalirkan arus listrik ke busi untuk menghasilkan loncatan bunga api pada ruang bakar. Cara mengeceknya sama dengan cara mengecek busi. Cara lain yang mudah adalah ketika mesin menyala dan terasa pincang, cabut salah satu kabel busi. Jika mesin terasa semakin pincang, berarti kabel busi masih mampu menyalurkan arus, sebaliknya jika mesin terasa sama, berarti kabel busi tersebut sudah rusak. Kondisi kabel busi bisa dicek melalui ohm meter. Kabel busi yang sudah tidak layak pakai biasanya memiliki hambatan lebih dari 25 kilo ohm. Untungnya, mobil modern sekarang sudah tidak lagi menggunakan kabel busi. c. Kerusakan pada Coil atau Delco Coil berfungsi untuk menaikkan tegangan dari 12v hingga ribuan volt yang kemudian disalurkan ke busi untuk memercikkan api sebagai pemicu pembakaran pada mesin bensin. Delco sendiri berfungsi untuk mendistribusikan arus dari coil ke semua busi. Pada mobil modern, sudah menggunakan satu coil pada satu busi sehingga tidak diperlukan delco lagi. Kerusakan pada coil biasanya terjadi karena umur pakai dan tanpa ada gejala. Coil yang hampir habis umur pakainya menyebabkan mesin ndut-ndutan dan mati ketika kondisi mesin panas dan dapat distart lagi ketika mesin dingin. Solusinya, ganti Coil. 4. Masalah Settingan Mobil ndut-ndutan bisa juga disebabkan oleh permasalahan yang sederhana misalkan setelan udara AFR, setelan rpm stasioner, setelan idle up, dan setelan delco. Masalah ini biasa terjadi pada mobil karburator. Bagi anda yang kurang paham, bisa membawa mobil anda ke bengkel untuk tune up. Sedangkan pada mobil injeksi, settingan yang tidak sesuai mungkin saja terjadi setelah melakukan remap ECU. Setelan ditentukan oleh ECU yang hanya bisa disetting menggunakan peralatan khusus di bengkel yang memiliki alat yang memadai. 5. Masalah-Masalah Lainnya Selain gangguan pada aliran bensin, aliran udara, dan sistem pengapian, terdapat juga kemungkinan lain yang menyebabkan mesin ndut-ndutan. Salah satunya adalah Throttle Body yang kotor, baret, atau koinnya tidak menutup sempurna. Hal ini dapat menyebabkan rpm tidak stabil, maupun ndut-ndutan. Penyebab lainnya adalah rusaknya PCV valve yang berfungsi untuk mengalirkan blow-by gas ke intake. Jika Throttle Body kotor, bisa dibersihkan dengan karburator cleaner atau injector cleaner. Untuk hasil optimal, lebih baik dibongkar dan dibersihkan secara manual. Jika PCV valve rusak, bisa mampet atau ngelos, solusi terbaiknya adalah mengganti PCV valve dengan ukuran yang sama. Harganya juga tidak terlalu mahal. Baca Juga Memahami Fungsi dan Cara Kerja PCV Valve Masalah lainnya yang cukup parah adalah perbedaan kompresi antar silinder yang signifikan dan kebocoran kompresi pada salah satu silinder atau lebih. Masalah ini biasanya terjadi pada mobil yang sudah berumur. Jika ini sumber masalahnya, maka solusinya adalah turun mesin.
Kopdar4 Des 2011. Foto Kopdar Charade Bogor, Minggu 4 Desember 2011. Posted by Charade Bogor at 04.34 1 komentar: Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest. Labels: Daihatsu Charade Bogor.
AntioquiaEl director de Fenalco, Sergio Ignacio Soto respondió sí’ a la pregunta del Presidente Juan Manuel en el sentido de si los colombianos están o no de acuerdo en abolir la ley seca durante elecciones. De acuerdo con el dirigente gremial, aparte de retrógrada y anticuada, la ley seca le deja millonarias pérdidas al sector del comercio. “La medida puede ser establecida y de manera restrictiva de 6 am a 6 pm o hasta la media noche, pero no todo el día, porque esa ley seca deja mucha desaceleración con la caída del comercio de la economía… si meses antes de terminar su mandato el presidente la quiere levantar, se recibe con simpatía”, reconoció el señor Soto Mejía. Pero no solo los establecimientos que venden licor tienen reducción de ingresos en esos días, sino que también le sucede a restaurantes e incluso a centros comerciales. “Muchos de los comerciantes respaldan de manera positiva la iniciativa; las pérdidas en Medellín son del orden de 60 mil a 70 mil millones y en época de crisis es muy grave”, añadió el director de Fenalco Antioquia.
Rem tangan mobil atau rem parkir sangat penting terutama jika kita suka parkir atau kebetulan mobil berhenti ditempat yang miring,rem tangan mobil yang kurang pakem akan sangat sangat berbahaya jika kita sedang parkir atau berhenti di kemiringan,diatas gedung atau pun dijalan tanjakan. Penyetelan terhadap rem tangan mobil atau hand brake atau
MOBIL MOGOK - Delko / distributor / Cdi Mobil itu mempunyai bentuk yang berbeda2. namun semua Delko / distributor / Cdi pada Mesin Mobil itu Ada setelannya atau dapat di setel. jika kurang pas bisa menyebabkan tenaga kurang dan ngelitik jika mendapati tanjakan atau beban berat. bagaimana cara mendapatkan setelan yang pas, memang diperlukan feeling. namun sebetulnya pada dasarnya mudah saja gan. asal kita tahu caranya dan posisinya. Cara Setel Delco atau Cdi Cara setel delco atau cdi itu dimulai dengan mengendurkan baut penguncinya dulu, ingat hanya mengendurkan dan tidak membukanya. hidupkan mesin dan coba geser kanan dan kiri. kemana arah yang membuat rpm mesin meninggi. sampai mentok dahulu rasakan perbedaanya, dan coba tarik2 gas antara mentok ke rpm paling tinggi dan di balik sedikit. biasanya setelan delco itu jika dari keseluruhan gerak setelan kanan dan kiri itu dari setelan yang rpm paling tinggi di balik 1/4. jadi jangan di setel mentok ke posisi rpm paling tinggi. bisa ngelitik dan tenaganya kurang. Nah itu tadi dasar2 menyetel delco. kalo yang paling mudah sih cari aja posisi yang paling enak saat ditarik gas. kemudian coba jalan. ini agak ribet tapi akan membuat kekurangan sedikit pun akan terasa, hingga akan di dapatkan setelan yang pas. nah mudah bukan, tinggal mengasah feeling anda dan setelah terbiasa maka anda akan mahir melakukan ini, hehehehe..............
PermisiMimin and Kaskus, mau buka thread : "Great Corolla Lover's " Tempat ngumpul dan diskusi para pemilik mobil Great Corolla 1. 1995 Super White Toyota Corolla Owner : ninotorious Exterior & Body : - Koito Crystal Smoke Head Lamp - BZ-Touring Bumper - BZ-Touring Grille - BZ-Touring Grille Mesh - BZ-Touring Fog Lamp - BZ-Touring Lips - BZ-Touring Side
HOME TIPS & TRICK Aant/Otomotifnet Ilustrasi feeler gauge untuk menyetel klep motor. - Ada efek negatif yang bisa muncul di motor yang tidak setel klep, jangan dibiarkan begitu saja. Maklum, masih banyak pengguna yang kurang peduli dengan kondisi mesin motornya. Termasuk ciri-ciri dimana motor harus melakukan setel klep ulang. Menurut Iwan Nurhadi dari Iwan Motor di daerah Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, ada beberapa ciri-ciri motor harus segera melakukan setel klep. Baca Juga Tanpa Sadar, Kebiasaan Ini Penyebab Kanpas Kopling Motor Cepat Aus "Paling umum itu karena setelan klep merenggang, jadi ada bunyi gemricik dair area mesin," buka Iwan. "Ini gejala paling umum, dan biasanya makin lama ya makin keras suaranya," terangnya lagi. Ilustrasi cek kerenggangan celah klep dengan feeler gauge Masih dilanjut Iwan, gejala lain yang sering timbul di motor yang setelan klepnya sudah tidak normal adalah mesin terasa lebih panas dari biasanya. "Ini biasanya paling terasa di motor laki atau motor sport, karena posisi mesinnya dekat kaki jadi sangat terasa," ungkapnya. Baca Juga Boleh Tidak Sih Vespa Matic Pakai Bensin Oktan Rendah? Ini Jawabannya
Jikakejadian seperti kasus nomor 2, setelan delco biasanya sudah mentok pada setelan paling rendah, jadi sudah tidak bisa diturunkan lagi waktu pengapiannya. Dan sebaliknya kasus yang ketiga, biasanya posisi setelan delco berada pada posisi yang paling tinggi namun setelan pengapian pada delco sudah tidak bisa diturunkan lagi.
Pada mobil model lama yang masih menggunakan sistem pengatur pengapian dengan platina, waktu dan pembagian pengapian Ignition Timing ke ruang bakar dikerjakan oleh sebuah parts bernama distributor atau dikenal juga dengan sebutan delco. Sistem kerjanya adalah distributor membagi dan mengatur pengapian yang berasal dari koil untuk disampaikan ke busi pada tiap silinder dengan dibantu platina, kondensor dan rotor yang berada didalam badan distributor. Rotor bertugas membagi arus listrik ke busi tiap silinder sesuai dengan urutan pembakarannya, yaitu 1-3-4-2 urutan per silinder jika mesin mobil itu menggunakan 4 silinder dan seterusnya, jadi pengapian tidak bisa berurutan 1-2-3-4. Tanda Kerusakan Distributor “Gejala awal ada kelainan pada distributor serta bagian didalamnya itu menyebabkan mesin tersendat-sendat karena pengapian tidak sempurna atau bisa dibilang pengapian pincang dan bila dipaksakan jalan, ujung-ujungnya mobil akan mogok”. Ketika berbicara tentang kerusakan distributor berarti meluas menjadi bahasan kerusakan pada sistem pengapian mobil yang bermesin konvensional. “Gejala mesin tersendat paling sering disebabkan adanya kerusakan pada bagian platina karena sudah terbakar dan kondensor yang sudah lemah hingga tidak mampu menyimpan arus listrik ke platina maupun tutup distributor dan rotor yang sudah retak sehingga arus listrik tidak teralirkan ke busi, dan penyebab lainnya itu bisa juga karena koil ataupun busi serta kabel-kabelnya yang sudah rusak, namun jika kerusakan hanya pada kabel busi atau busi, mesin hanya menjadi 'brebet' , tidak langsung mogok dan jika koil atau platina yang rusak, kemungkinan besar mobil bisa mati mendadak atau mogok ” Pengaturan Waktu Pengapian Ignition Timing Langkah pertama pengaturan waktu pengapian itu harus diatur dulu gap platina dengan benar, umumnya tiap mobil memakai ukuran gap itu normalnya sebesar 0,40 mm, selanjutnya baru atur waktu pengapian melalui badan distributor dengan cara mengendurkan dulu baut badan distributor pada blok mesin lalu memutarnya sedikit-dikit searah ataupun berlawanan arah jarum jam hingga mencapai ukuran yang tepat. Penyetelan waktu pengapian ini biasa disebut dan dikenal dengan menyetel 'na dan voor' distributor, yang dimana 'na' itu untuk memperlambat pengapian, sedangkan 'voor' itu untuk mempercepat pengapian. Untuk ukurannya biasanya atau umumnya standar pengapian mobil itu diatur 5 sampai 10 derajat sebelum top atau titik mati atas TMA mesin. Setiap mobil memiliki arah putar 'na dan voor' yang berbeda-beda dan ukuran yang juga berbeda, jadi tergantung dari mobilnya, khusus untuk mobil keluaran Toyota, putarannya 'na' itu searah jarum jam dan 'voor' berarti sebaliknya. Bila pengaturan waktu pengapiannya belum pas maka efeknya mesin mobil akan 'nglitik' knocking karena hal ini berhubungan dengan putaran mesin. Pengaturan 'na dan voor' distributor ini diperlukan keahlian serta pengalaman, karena terkadang ukuran secara teknis bisa saja meleset dan tidak pas, untuk itu biasanya mekanik juga mengandalkan 'feeling' berdasarkan pengalamannya. Jika RR merasakan mesin mobilnya tiba-tiba 'nglitik' seperti saat kita telambat melakukan pemindahan gigi perseneling dari 4 ke 3 terdengar suara itulah knocking , Rekan Rekan RR bisa mencoba untuk melakukan penyetelan waktu pengapian sendiri. Kendorkan baut pengikat delco dengan blok mesin letak baut ditandai panah merah sampai posisi delco bisa diputer dan jangan lupa di tandai terlebih dahulu . Dalam keadaan mesin hidup , putar delco ke posisi na untuk memperlambat pengapian hingga putaran mesin stabil Setelah itu tarik tuas gas hingga RPM tinggi sambil dirasakan didapat tarikan gas paling garang paling bertenaga dan tidak menggelitik serta putara mesin halus Jika masih terdengar bunyi katup menggelitik dan kurang pas maka putar lagi ke arah na , dengan sesekali tuas gas ditarik tarik secara spontan/kejut sampai stelan dirasa pas dan tidak menggelitik knocking dan dibutuhkan kepekaan dalam hal ini . Setelah menemukan setelan yang pas kembali berikan tanda pada posisi delco tersebut dan kencangkan kembali kedua baut di langkah pertama. Apabila saat delco diputar posisi na sampai mentok ke bawah masih terasa menggelitik maka perlu di lakukan pemeriksaan pada platina. Selanjutnya penyetelan delco sudah berhasil Anda kerjakan dan tanpa perlu pergi ke bengkel hanya untuk melakukan hal ini serta Anda pun bisa membantu RR yang lain dalam penyetelan delco ini Untuk menghindari masalah pengapian pada mobil yang masih menggunakan platina, sebaiknya setiap sampai Km atau setiap kali tune up, platina dan kondensor harus diganti termasuk busi juga jangan sampai terlupakan, jadi jangan tunggu sampai bagian tersebut rusak hingga menyebabkan mogok. Sedangkan untuk tutup distributor delco akan lebih baik diganti setelah penggunaan hingga Km agar terhindar dari kebocoran arus listrik untuk pengapian. Bravo ! - penambahan dari grup Charade Classy Winner - I Wayan Wardhana - S Tsoenary - djanoear
Infojual setelan celana maxi 85 ± mulai Rp 59.000 murah dari beragam toko online. cek Setelan Celana Maxi 85 ori atau Setelan Celana Maxi 85 kw sebelum membel. SELAMAT DATANG di hargano.com, Semoga Rezeki Kita nambah 1000x lipat ^_^
Sobre la concurrida Avenida San Juan hay un edificio antiguo que desde 1907, cuando inició su construcción, ha sido testigo del crecimiento de la ciudad. Hoy es una reliquia, un vestigio de lo que fue el portentoso Ferrocarril de Antioquia. Así como es como es querida por muchos, la Estación Medellín hoy es el blanco de los ataques en las más recientes marchas que se realizan en el marco del paro nacional. “Ha sido muy difícil porque este edificio es como el escudo de La Alpujarra, es como el lobby de ingreso y todas las manifestaciones llegan aquí y es el único lugar donde tienen cómo expresarse es el edificio”, comenta Germán Jaramillo Uribe, director de la Fundación Ferrocarril de Antioquia, mientras a su espalda hay una frondosa ceiba que da sombra a los visitantes de esta estación y que también custodia un vagón exhibido en el lugar, que muestra a las generaciones actuales cómo fue uno de los trenes del sistema férreo antioqueño del siglo XX y que hoy es visitado por propios y extraños arquitectura republicana de esta estación que construyó el ingeniero antioqueño Enrique Olarte, tras llegar por esa época de sus estudios en Inglaterra, tiene un matiz verde en sus paredes que hoy están decoradas por grafitis propios del descontento social que hoy pulula en la capital antioqueña. Juventud digna y rebelde’ y El enemigo es el de clases’ son algunos de los mensajes que hoy la engalanan junto a manchas de pintura producto de las manifestaciones que en el último mes han ocurrido en Jaramillo esto no le agobia tanto esto porque los rayones siempre han llegan en cada manifestación pero sí le preocupa que en las tres últimas marchas hubo disturbios que generaron daños por 500 millones de pesos.“El 28 de abril que fue una de las más intensas, que nos cogieron aquí de sorpresa porque fue al a 1 de la tarde y estábamos laborando en la oficina. Hubo una situación de pánico, la gente tuvo que esconderse en los baños porque no había ni siquiera tiempo de salir, otros trataron de salir del parqueadero y los recibieron con piedra, y tuvieron que volver a resguardarse y les destruyeron todos los vehículos y se fueron corriendo para otro lado y se refugiaron en el sótano de la zona de la administración pública”, recuerda Jaramillo.Le puede interesar El 8 de junio se acaban todas las medidas restrictivas en Medellín Los grafitis son comunes en las paredes de esta histórica estación del Ferrocarril. Pero luego llegó la marcha del 1 de mayo y otra más el lunes siguiente, 3 de mayo. Los resultados finales se evidencian en vidrios rotos, daños a una maqueta del ferrocarril, a un mural del artista Ramón Vásquez, daños al mármol que sostiene la estatua de Francisco Javier Cisneros ingeniero iniciador de los trabajos del Ferrocarril de Antioquia y saqueos a tres de los 20 locales que hacen parte de la estación como fueron la librería Epifanio Mejía, a la tradicional pastelería Santa Elena y al CFA, que es una entidad financiera.“Se nos habían metido al punto de venta y gracias a Dios no estábamos, como no trabajamos los fines de semana. Nos quebraron las vitrinas, los productos se los robaron, dañaron el computador”, comentó Angyley, una vendedora y cajera de la pastelería Santa Elena, ubicada en una de las esquinas de la Estación Medellín del antiguo ferrocarril.“El que va protestar lo hace sin necesidad de actuar en contra de los derechos humanos por que ellos alegan unos derechos humanos que ellos mismos están infringiendo. Por ejemplo a uno le quitan el derecho al empleo y estamos en un momento de una crisis no solamente con lo de la pandemia sino una crisis económica”, dice indignada esta empleada que retomó labores 10 días después del saqueo mientras se volvía a adecuar el arreglos en toda esta estación tomarán tiempo. Mientras tanto los portones están cubiertos por láminas galvanizadas y la Fundación Ferrocarril de Antioquia gestiona los recursos con las aseguradoras para renovar las fachadas, reponer los vidrios y reparar el mural y el mármol de Francisco Javier Cisneros.También puede leer Mafia estaría amenazando a la primera línea’ Alcalde de Medellín¿Hay cuidado del patrimonio?El Ferrocarril de Antioquia se inauguró en el año 1929 cuando la primera locomotora cruzó el Túnel de La Quiebra. Se le atribuye a que gracias a este, el departamento arrancó con su desarrollo industrial. Sin embargo, tuvo su declive hacia 1960 para dejar de funcionar finalmente en el año estación Medellín, esa misma que hoy es vecina del centro administrativo de La Alpujarra, en donde está la alcaldía de la capital antioqueña y la Gobernación de Antioquia, en pleno corazón de Medellín, en la comuna 10, es de los pocos vestigios de las estaciones y trenes que hay en el departamento. Es un bien de interés cultural de la Nación y su restauración ganó un premio nacional de arquitectura en 1992, en la XIII Bienal de Arquitectura de la Sociedad Colombiana de es un lugar de encuentro para muchos habitantes del valle de Aburrá y lugar de paso para los turistas. Pero no se le da el valor que opinó Ana Cristina Herrera Valencia, docente de la Facultad de Arquitectura de la Universidad Pontificia Bolivariana UPB “Nosotros los antiqueños y los medellinenses tenemos una tradición demoledora, de acabar con el patrimonio, de borrar huellas porque tenemos en nuestra mente que la idea de progreso debe borrar esas huellas históricas para hacer nuevas construcciones y eso es algo que ha debilitado mucho la conservación del patrimonio en general en el valle de Aburrá porque tenemos muy poco patrimonio histórico y arquitectónico”.Le sugerimos leer Plaza Mayor cumple 50 años en pandemia y espera recuperación económica La Estación Medellín del Ferrocarril de Antioquia es uno de los lugares de visita en la ciudad. Para Herrera, es necesario una política pública para valorar el patrimonio de la ciudad y que hay más educación en los colegios al respecto para que nuevas generaciones conozcan el pasado y su valor. “Al ferrocarril le debemos todo el florecimiento que tuvo la ciudad, toda la prosperidad económica, sobre todo después de los año 40 y todo eso se ve reflejado en las características arquitectónica de esa estación, que además tiene una importancia desde la tipología arquitectónica, de los materiales que maneja”, la misma manera piensa el director de la Fundación Ferrocarril de Antioquia, quien espera que las constantes movilizaciones que llegan hacia la Avenida San Juan y a sus vecinos La Alpujarra y al parque de las Luces, que son los lugares tradicionales de llegadas de marchas, sean más consideradas con este patrimonio.“Un llamado sí a eso, a que cuidemos nuestro patrimonio porque es lo único que tenemos como legado y donde podemos contar un poco de dónde venimos y cómo podemos proyectarnos a futuro”, CALLEEL TIEMPO MEDELLÍNEN TWITTER davidcalle1Más noticias de Colombia
Walaupunbegitu, cukup lach untuk mendongkrak tenaga di VW, karena mesin VW khan tidak mensyaratkan bensin dengan oktan tinggi Title: Re: Water 4 Volkswagen Air Cooled Post by: ß.e.n.z. on June 20, 2008, 09:50:51 AM. Mau share pengalaman lagi nich, soal Water 4 Volkswagen Kemarin ini saia nguras Hydrogen Reactor.
THE Manila Electric Co. Meralco extended its no disconnection policy until September made the announcement on Tuesday after the government extended the modified enhanced community quarantine MECQ in the National Capital Region NCR and the provinces of Laguna, Bulacan, Cavite, Rizal, and Lucena City in Quezon to the same date.
nBeTM. jix7m588yi.pages.dev/444jix7m588yi.pages.dev/12jix7m588yi.pages.dev/480jix7m588yi.pages.dev/341jix7m588yi.pages.dev/313jix7m588yi.pages.dev/399jix7m588yi.pages.dev/165jix7m588yi.pages.dev/259
akibat setelan delco tidak pas